Postingan

Menampilkan postingan dengan label review puisi

Selalu saja ada...

Bismillah.. Kita manusia,  asli, dengan segala fitrah kemanusiaannya.. Itulah mengapa, selalu saja kita tak sempurna... Hidup penuh lalai dan alpa... Banyak lupa... Tugas kita banyak... menjadi abdi dengan segala kewajiban pengabdiannya.. tertatih-tatih bergerak dari takut, harap, menuju cinta.. demi satu tujuan utama, mendapatkan ridhoNya.. tugas kita banyak... menjadi khalifah.. menjadi qiyadah dan jundiyah... mengupayakan yang terbaik dalam  setiap amanah... tapi, tetap saja kita manusia, yang tak sempurna.. meski tuntutan itu selalu  ada... mengejar-ngejar kita, dari semua lini, semua sisi,,, berteriak-teriak memanggil : hei, hei! karenanya selalu saja ada... yang harus dikorbankan... sebagai ujian, mana kah yang lebih kita prioritaskan? semoga saja, telah berhasil memilih pilihan terbaik menurutNya.. Wallahu a'lam bishowab.. baitijannati,,

Anak-anak (Mereka Selalu Tau)

Bismillah... Anak-anak... mereka selalu saja tau... cara terbaik membuat kelas mereka berantakan, cara paling praktis di seluruh alam : meletakkan barang sembarangan! mereka juga sering mahir melupakan sesuatu, atau mungkin berlagak lupa sesuatu.. meski terkadang memang benar-benar tidak tau... atau tidak menyadari kalau dia tidak tau.. lebih parah lagi, jika mereka enggan mencari tau... Anak-anak... mereka selalu saja tau, cara mudah lari dari masalah.. cara singkat membuat kesalahan, cara paling keras dalam berteriak, panik, bertindak cepat-cepat... egois, enggan berbagi dan merasa diri yang paling dinanti jangan tanyakan dari mana sumber rasa khawatir, atau kepala pusing tujuh keliling seperti halnya yang engkau juga tau.. mereka pun sebenarnya juga tau : merekalah penyebabnya! Pernah muncul tanya, apa saja sih yang mereka tau? heran dan geli memikirkannya.. karena bisa saja tiba-tiba : mereka muncul begitu saja.. entah dari mana, membawa beragam maca...

Menanti Sang Revoluisoner

Mujahidku, apa kabar? Semoga saat ini engkau baik-baik saja Penatku, penatmu saat ini semoga tetap di jalan-Nya Semoga mendung ini kau nikmati juga Supaya kau merasa sejuk setelah seharian bercampur debu Mujahidku… Aku rindu dalam rindu-rindu tentang takdir kita Semoga saat ini Penghulu kita menjagamu, Melindungimu di jalanan yang terik atau di lautan yang berdebur… atau… bahkan di musim yang berbeda? Aku tak pernah tahu Namun, tahukah kau? Aku selalu yakin akan skenario-Nya Mujahidku… Semoga saat ini Dia menjaga hatimu, mata, pendengaran Jiwamu, semuamu…. (ehmmm!) untukku! Pun aku, semoga Dia membantuku untuk menjaga kehormatanku, jiwaku… jasadku, semuaku… untukmu! Karena-Nya semata. Mujahidku… tahukah kau? Saat ini aku berdoa untuk keselamatanmu Semoga saat ini engkau masih teguh dijalan yang Ia bentangkan untukmu Mujahidku… Saat penat-penat pikir dan jasad begitu menggila Saat kumparan-kumparan dakwah ini mengajak kita berputar bersamanya… Sungguh, aku han...