Meninggalkannya tidak pernah mudah🙄 Berangkat pagi pagi.. Dititip di ruang bayi... Beri waktu sebentar untuk asi.. Lalu pelan2 pergi.. Dia tidak menangis, jika tidak menyadari.. Asik main sendiri.. Tapi ada juga pagi hari yang dia menangis menjadi menjadi.. Alhamdulillah.. ada bu ati dan mba novi😇 Berjuang bersama ya khodijah.. Insyaallah.. Belajar menjaga amanah.. Semoga Allah mempermudah.. Jangan lupa sarapan agar tidak lemah.. Jam 7 kita tiba di ruang bayi.. 7.15 ummi ijin pergi.. Mendampingi kaka kaka putri.. Baris, dhuha dan al matsurat pagi.. 7.40 waktunya mereka setoran Satu per satu, hingga setengah sembilan.. Jika sudah selesai, ummi janji cepat2 datang.. Ketemu lagi sama khodijah sayang. Sun sayang.. Ummi
Ibnu ‘Abbas Radhiyallahu ‘Anhu berkata: “Qurrota a’yun maksudnya adalah keturunan yang mengerjakan ketha’atan, sehingga dengan ketha’atannya itu membahagian orang tuanya di dunia dan akhirat.” Keturunan yang tha’at pada Allah akan menyenangkan orang tua dengan bakti dan pelayanannya. Akan menyejukkan hati orang tua dan keluarga dengan membacakan dan mengajarkan mereka mentadabburi al-Quran dan as-Sunnah. Keturunan yang taat pada Allah juga lebih bisa diharapkan menjaga keutuhan keluarga di atas agama yang mulia ini dan lebih bisa diharapkan doanya dikabulkan Allah untuk kebaikan orang tua dan keluarga. Imam Hasan Al-Bashri ketika ditanya tentang makna ayat di atas, beliau berkata, “Allah akan memperlihatkan kepada hambanya yang beriman, demi Allah tidak ada sesuatupun yang lebih menyejukkan pandangan mata seorang muslim dari pada ketika dia melihat anak, cucu, saudara dan orang-orang yang dicintainya tha’at kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala.” Imam Qurthubi menje...
Jika ini tentang lelah..maka sungguh aku lelah... Tapi layak kah diri ini mengaku lelah.. jika Engkau yang Maha Tahu, mengetahui bahwa ada banyak sosok lain yang mungkin jauuuuuh lebih lelah... Dan pantaskah diri berkeluh kesah, pasrah atau bahkan marah pada segala rutinitas, pada impian impian yang telah direnggut, pada cinta yang tak ternyatakan..pada rindu yang tidak ada tempatnya..pada ramai.. pada dosa2 masa lalu, pada langkah yang terhenti, bimbang... Pada komentar komentar miring... Pada komitmen yang menggambang.. Ini hidupku bukan hidup orang lain. Dan.. aku menjadi semakin egois.. Masih adakah secercah harapan... Jika kebaikan itu benar dipenghujungnya... maka semoga Engkau rela menjadikannya.
Komentar
Posting Komentar