Postingan

Menampilkan postingan dengan label nikah

Karena Permata Itu Dicari, Ukhti!

Entah kenapa, akhir-akhir ini tampaknya bahasan ini mendominasi. Bagaimana kemuliaan wanita itu teraih dengan ‘melawan arus’ kebanyakan orang, saat semua orang berlomba-lomba menarik perhatian dengan menunjukkan keindahannya, seorang muslimah sejati menutupinya. Ketika kebanyakan muslimah sibuk dengan model jilbab terbaru, ia menjulurkan jilbabnya semakin panjang. Ketika mata kebanyakan wanita terpaut pada manisnya pria-pria korea, ia menundukkan pandangannya (loh? Hehe). Tidak salah. Jilbab, penampilan, tingkahlaku, hanya sedikit dari banyak factor penilaian kemuliaan seorang muslimah. Maka siapkah, calon bidadari-bidadari surga ini, melawan arus yang satu ini? Suatu ketika seorang akhwat masuk ke sebuah kampus, dalam waktu yang tidak lama ia segeram menjadi perbincangan seluruh aktivis kampus, termasuk di kalangan ikhwan. Karena apa? Ia adalah seorang akhwat yang memiliki wajah yang bisa dikatakan tidak terlalu mempesona kalau hanya melihat sekilas, ta...

Kultwit @salimafillah Tentang Pernikahan

Sumber : http://keepfight.wordpress.com/2011/02/03/kultwit-salimafillah-tentang-pernikahan/ 1. Dalam isyarat Nabi tentang #Nikah, ialah sunnah teranjur nan memuliakan. Sebuah jalan suci untuk karunia sekaligus ujian cinta-syahwati. 2. Maka #Nikah sebagai ibadah, memerlukan kesiapan & persiapan. Ia tuk yang mampu, bukan sekedar mau. “Ba’ah” adalah parameter kesiapannya. 3. Maka berbahagialah mereka yang ketika hasrat #Nikah hadir bergolak, sibuk mempersiapkan kemampuan, bukan sekedar memperturutkan kemauan. 4. Persiapan #Nikah hendaknya segera membersamai datangnya baligh, sebab makna asal “Ba’ah” dalam hadits itu adalah “Kemampuan seksual.” 5. Imam Asy Syaukani dalam Subulus Salam, Syarh Bulughul Maram menambahkan makna “Ba’ah” yakni: kemampuan memberi mahar & nafkah. #Nikah 6. Mengompromikan “Ba’ah” di makna utama (seksual) & makna tambahan (mahar, nafkah), idealnya anak lelaki segera mandiri saat baligh. #Nikah 7. Jika kesi...

Untuk Mereka Yang DisegerakanNya

Gambar
 Ini adalah ucapan terbaik yang selalu ku ucapkan bagi mereka yang disegerakanNya... disegerakan mengenapkan 1/2 agamanya.. Cinta adalah Keputusan Ketika kita memutuskan untuk mencintai seseorang Bahkan dengan kekurangannya Ketika memutuskan bersama dengan seseorang ... Apapun yang terjadi Bahkan ketika kita sadar Bahwa masih banyak orang yang lebih menarik Lebih pandai, bahkan lebih beriman dan kita tetap memutuskan untuk mencintai Itu adalah sebuah keputusan Karena kita ada di dunia Bukan untuk mencari seseorang yang sempurna untuk dicintai Tetapi untuk belajar mencintai orang yang tidak sempurna dengan cara yang sempurna Happy Ending Full Barakah... Semoga sukses membina keluarga RABBANI bukan hanya dunia..bahkan hingga ke surga!!

Karena kita...

Karena kita.. tidak mempersiapkan diri untuk menikah dg orang yg kita cintai.. tetapi kita mempersiapkan diri untuk mencintai dan dicintai oleh orang yang menikahi kita..:) Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya, kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada A...

Pernikahan Itu ...

 Saya belajar, bahwa pernikahan bukan kompetisi, tetapi kesediaan untuk berbagi. Bahwa selain keimanan; equality, kesetaraan, atau kafa'ah pasangan di dalam pernikahan tidak bisa diperhitungkan dengan rumus mana pun. Ia mutlak rahasia Allah Swt. ---- Adik-adik saya yang semua laki-laki itu, bertanya, setengah memprotes, kepada suami, "Kenapa status relationship-nya it's complicated?" "Lha, saya pengennya memilih yang married to, tapi Mbaknya nggak mau,' jawab suami. "Jalan tengahnya, ya saya pilih it's complicated soalnya sudah bukan single lagi..." Beberapa teman suami yang meng-add saya sebagai teman barunya juga bertanya, "Lho, ternyata Mbak Fira ndak mutual friend dengan suaminya, toh?" Ya memang tidak. Mengapa tidak? Begini ceritanya... Setelah menikah dan tinggal jauh dari tanah air, teman-teman baru di negeri Paman Sam dan Ratu Elizabeth kerap  menanyakan pendidikan terakhir saya. Hal wajar yang dialami pen...

Nikah : "Tanya Gimana?"

HM...Ada yang unik fenomena beberapa minggu ini..Owh, bukan..bukan terkait dengan merapi dan serangkaian ujian bencana alam yang menimpa Indonesia. Ini tentang fenomena yang sensitif di dunia manusia..khususnya dunia perikhwahan hehe *ga segitunya kali ya* fenomena apakah itu? fenomena yang ditunggu2 tentu saja.. fenomena merah jambu (ehem!) tapi merah jambu yang ini sudah HALAL saudara-saudara ^0^ yupz..fenomena : WALIMATUL URSY' kirain apaan keh...Betuk-betul tidak kau perhatikan..sudah berapa undangan walimatul ursyi engkau hadiri bulan-bulan ini. Entah hanya kebetulan atau mungkin karena ini bulan-bulan yang ramai orang biasa melangsungkan pernikahan. Sebenarnya bukan fenomena PERNIKAHAN itu yang menarik, tapi yang lebih menarik ingin dibahas di sini ialah : 1. Bagaimana proses jodoh mereka bisa bertemu ? 2. Bagaimana kehidupan mereka berubah setelah hari yang dinantikan itu tiba? 1. Bagaimana proses jodoh mereka bisa bertemu? Tentunya tanpa pacaran, dengan taaruf/n...