Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2012

Untukmu Gaza (Aku menangis)

Gambar
Bismillahirrohmannirrahim.. Untukmu Gaza (Aku Menangis) By : Ika Agustina Dimuat dalam antologi FLP  PELANGI SURGA Untukmu Gaza, aku menangis Menangis sedih, gusar bercampur marah Ketika roket-roket israel itu menghantammu, Ketika bom asap putih, memenuhi langitmu Betapa sesaknya dadamu, betapa sulitnya nafasmu Ya, Gaza.. Aku tau itu… Untukmu Gaza, aku menangis Ketika peluru-peluru, pesawat-pesawat tempur, dan tank-tank tak bertanggung jawab itu… Menembaki sekujur tubuhmu.. Memburu degup jantungmu, meluluhlantahkan sendimu Engkau berteriak, Gaza! Mengerang kesakitan.. Ya, aku tau! Karena putra-putri bangsamu terdzholimi, Terjajah di negeri nenek moyangnya sendiri Untukmu Gaza, aku menangis Menangisi sholat malamku yang jarang khusyuk Hanya satu dua hari berbanjirkan air mata Sementara engkau di sana, Gaza… Tahajudmu bukan dengan air mata, tapi dengan darah para syuhada! Untukmu Gaza, aku menangis Menangisi hapalanku yang belum jua selesai Sementara engkau di sana, Gaza… Anak-anak ...

Karena Permata Itu Dicari, Ukhti!

Entah kenapa, akhir-akhir ini tampaknya bahasan ini mendominasi. Bagaimana kemuliaan wanita itu teraih dengan ‘melawan arus’ kebanyakan orang, saat semua orang berlomba-lomba menarik perhatian dengan menunjukkan keindahannya, seorang muslimah sejati menutupinya. Ketika kebanyakan muslimah sibuk dengan model jilbab terbaru, ia menjulurkan jilbabnya semakin panjang. Ketika mata kebanyakan wanita terpaut pada manisnya pria-pria korea, ia menundukkan pandangannya (loh? Hehe). Tidak salah. Jilbab, penampilan, tingkahlaku, hanya sedikit dari banyak factor penilaian kemuliaan seorang muslimah. Maka siapkah, calon bidadari-bidadari surga ini, melawan arus yang satu ini? Suatu ketika seorang akhwat masuk ke sebuah kampus, dalam waktu yang tidak lama ia segeram menjadi perbincangan seluruh aktivis kampus, termasuk di kalangan ikhwan. Karena apa? Ia adalah seorang akhwat yang memiliki wajah yang bisa dikatakan tidak terlalu mempesona kalau hanya melihat sekilas, ta...

Hambatan dan penghalang dalam menghafal

Perbuatan Maksiat Anda juga harus berusaha seoptimal mungkin untuk selalu menghindari tempat-tempat maksiat, apalagi –na’udzu billah- gemar bermaksiat dengan segala macam bentuknya.  Tentunya kita bisa mengambil pelajaran dari kisah seorang Imam besar, Imam Syafi'I peletak madzhab Al-Syafi’iyyah yang memiliki kecepatan dalam menghafal, beliau pernah mengadu kepada gurunya, Waki’, karena suatu hari beliau mengalami masalah dalam menghafal. Sang guru pun lalu memberikan obat mujarab, yaitu dengan nasihat agar sang Imam meninggalkan perbuatan maksiat. Imam Syafi'I rahimahullah berkata: Aku mengadu kepada (guruku) Waki' atas buruknya hafalanku Maka diapun memberiku nasihat agar aku meninggalkan kemaksiatan Dia memberitahuku bahwa ilmu itu adalah cahayaDan cahaya Allah tidak akan diberikan kepada orang yang selalu bermaksiat. Barangsiapa memiliki kesungguhan untuk menjauhi kemaksiatan, maka Allah SWT akan membukakan hatinya untuk mengingat-Nya, m...

Jika Merasa Takut...Pejamkan Mata Saja..

Allah..terkadang menjadi manusia itu lucu sekali ya? Terkadang bingung... terkadang begitu banyak bimbang.. terkadang rasanya penat.. terkadang rasanya takut... meski harus diakui ada sepotong cinta yang terukir manis.. di sela-sela kebencian, diujung-ujung kepenatan... Kadang akal ini lemah.. dan bukan hanya lemah.. bahkan memang tidak mampu membaca takdirMu.. begitu banyak rahasia.. Jangankan memikirkan apa yang akan terjadi kelak di Yaumul Akhir... memikirkan hari esok saja, terkadang rasanya berat.. Berat, karena teringat tumpukan pekerjaan yang belum selesai, utang uang atau janji yang belum terbayarkan... tentang cita-cita... atau realita yang tidak sesuai dengan kenyataan... tentang ketidakpuasaan.. masalah baik yang kecil maupun besar.. tentang takut, bagaimana jika begini..bagaimana jika begitu... apa jadinya aku tanpa ini..apa jadinya aku bila begini... tentang harap, aku ingin...aku tidak...sebenarnya aku..andai saja aku .. Itu saja, berputar-puta...

Arti Hidup Kita Dalam 7 Hari ^^

Hari adalah sebuah unit waktu yang diperlukan bumi untuk berrotasi pada porosnya sendiri. Satu hari terdiri dari siang dan malam. Semua orang pasti punya tujuh hari dalam seminggu. Tapi berapa harikah yang dapat kita manfaatkan dengan sebaik-baiknya? Apa arti hari-hari tersebut untuk kita? Mari kita coba lihat. Senin adalah singkatan dari “Semangat nan indah” Sebagian orang mengharap-harap tibanya hari Senin karena hari itu mereka mendapat uang. Yang telah libur, kembali berjualan sehingga uang masuk lancar lagi. Yang bekerja harian, berarti upah harian akan diterima kembali. Sebagian orang tidak suka dengan hari Senin. Yang malas bekerja merasakan beban berat karena Senin berarti mulai bekerja kembali. Yang tadinya bisa santai di rumah, kini harus kembali masuk kantor. Anak sekolah kembali bersekolah, tidak bisa main-main PlayStation lagi. Para ibu harus bangun pagi lagi untuk memasak makan pagi anak-anak yang akan berangkat sekolah. Ada yang menunggu-nu...

Kultwit @salimafillah Tentang Pernikahan

Sumber : http://keepfight.wordpress.com/2011/02/03/kultwit-salimafillah-tentang-pernikahan/ 1. Dalam isyarat Nabi tentang #Nikah, ialah sunnah teranjur nan memuliakan. Sebuah jalan suci untuk karunia sekaligus ujian cinta-syahwati. 2. Maka #Nikah sebagai ibadah, memerlukan kesiapan & persiapan. Ia tuk yang mampu, bukan sekedar mau. “Ba’ah” adalah parameter kesiapannya. 3. Maka berbahagialah mereka yang ketika hasrat #Nikah hadir bergolak, sibuk mempersiapkan kemampuan, bukan sekedar memperturutkan kemauan. 4. Persiapan #Nikah hendaknya segera membersamai datangnya baligh, sebab makna asal “Ba’ah” dalam hadits itu adalah “Kemampuan seksual.” 5. Imam Asy Syaukani dalam Subulus Salam, Syarh Bulughul Maram menambahkan makna “Ba’ah” yakni: kemampuan memberi mahar & nafkah. #Nikah 6. Mengompromikan “Ba’ah” di makna utama (seksual) & makna tambahan (mahar, nafkah), idealnya anak lelaki segera mandiri saat baligh. #Nikah 7. Jika kesi...

Nice Works Guys! (Refleksi Ahad Sore)

01 Mei 2011 (May Day) ^^ Minggu sore, 16.30 wita, my lovely city : samarinda. "Brum...". Tengok kanan sejenak, "Ah, jalannya kosong", bergegas kuputar gas sepeda motor kemudian, pasang rating lampu kanan, pertanda aku akan berputar di putaran tak jauh di depan rumahku. Jalan Pramuka, tujuanku sore ini. Mendekati daerah pom bensin, motorku berhenti sejenak. Jalanan sore ini agak padat sepertinya, begitu gumamku. Antrian panjang mobil dan motor tersusun rapi, menunggu giliran untuk jalan. Aku pun turut berhenti seraya melirik lampu lalu lintas. Wah, baru kusadari ternyata lampu lalu lintasnya mati. Tumben, biasanya kalau lampu lalu lintas mati seperti ini, simpang empat depan pasti macet karena semua kendaraan saling berebut mendahului. Hm..tapi ini kok anteng-anteng saja ya? Ku tongahkan kepalaku, memandang jauh ke depan. Pandanganku agak terhalang mobil-mobil di depan. Sepertinya,ada sosok yang menarik perhatianku. Tadinya, kupikir hanya pedagang...

Alhamdulillah..bukan AKHWAT Idola Ikhwan..

http://penulishati.multiply.com/journal/item/263/263 Cerita tentang seorang akhwat di negeri antah berantah yang tetap mentah (udah ga matang, ga ketahuan lagi..) tentang sosok akhwat idaman… Eittss….ilustrasi dikit ya… Ukhti M, sosok akhwat manis, aktivitasnya juga ga pernah habis, suka puasa senin kamis, apalagi kalo kantong lagi tipis, di wajhah manapun selalu ditempatkan pada amanah yang strategis! Dan karena itulah banyak menarik simpati ikhwan mulai yang punya jenggot tipis sampe yang dagunya mulus klimis alias kagak tumbuh jenggot sama sekali. Yeah…ukhti M memang akhwat idola mulai dari kampus sampai diluar kampus, tapi Alhamdulillah ukhti satu ini masih bisa jaga hijab dengan sangat baik, meski kadang berkelebat dalam hati sebuah kebanggaan bahwa ia bisa menjadi idola para ikhwan dan semua orang. Lain ukhti M, lain pula ukhti X. Dia sosok biasa, legowo nerima amanah dimana saja yang penting mampu dikerjakannya. Urusan cantik jangan ditanya, k...

Menjaga Sholat Itu..

Menjaga Sholat itu.. seperti kita membawa sebuah ember.. seseorang menyuruh kita mengisi sebuah ember...penuh, dengan air. lalu katanya...antarkan ember itu dari sini, sampai jalanan depan.. kita pun mengisinya.. penuh... Namun, kita lupa...ember kita itu ternyata banyak bolongnya.. retak disana sini..berlubang..walau hanya kecil-kecil.. tapi tetap saja kita mengisinya..kemudian, ember penuh air itu kita angkat...sampai ke jalanan depan... Apa yang terjadi kemudian, duhai saudaraku? Apa yang terjadi ketika ember itu tiba di tempat tujuan? Adakah masih : penuh airnya? atau berkurang...ataukah lebih parah lagi? habis...kosong melompong...dengan atau tanpa kita sadari.. Begitulah amalan sholat kita.. mereka yang tidak menjaga sholatnya. yang 5 waktunya masih suka bolong-bolong... kelak akan datang bersama "Seember" amal kebaikan yang telah dikumpulkannya selama di dunia.. ketika hamba itu menunjukkan pada Sang Pemilik Mizan.. amal kebaikan yang tadinya bany...

tentang ISTIQOMAH

Istiqomah itu BERAT..tapi lebih berat lagi menanggung DOSA akibat MAKSIAT yang kita lakukan..  Lalu kemudian : aku teringat sebuah taujih : Istiqomah , yaitu kokoh dalam dalam aqidah dan konsisten dalam beribadah. Begitu pentingnya Istiqomah ini sampai Nabi Muhammad SAW  berpesan kepada seseorang seperti dalam hadits berikut: Dari Abu Sufyan bin Abdillah Radhiallahu ‘anhu berkata: Aku telah berkata, “wahai rasulullah katakanlah kepadaku pesan dalam Islam sehingga aku tidak perlu berkata pada orang lain selain engkau. Nabi menjawab,”katakanlah aku telah beriman kepada Allah kemudian beristiqomahlah”. Orang yang istiqomah selalu kokoh dalam aqidah dan tidak goyang keimanan bersama dalam tantangan hidup. Sekalipun dihadapkan pada tantangan hidup, ibadah tidak ikut redup, kantong kering atau tebal, tetap memperhatikan haram halam, dicaci dipuji, sujud pantang berhenti, sekalipun ia memiliki fasilitas, ia tidak tergoda melakukan kemaksiatan. Ora...

Indahnya senyum istikharah

Apabila seorang muslim dihadapkan dengan suatu pilihan atau bertekad untuk melakukan suatu urusan maka hendaklah memohon kepada Allah agar ditunjukkan kepadanya pilihan yang tepat dan baik untuk agama, dunia dan akhiratnya. Karena Allah lah yang menciptakan kita dan segala yang ada di langit dan di bumi, maka sudah pasti Dia mengetahui mana yang baik dan mana yang buruk. Mengetahui hal ghaib dan apa-apa yang telah terjadi dan akan terjadi pada diri kita. Manusia adalah hamba yang lemah, diberi pengetahuan yang terbatas dan tidak mengetahui perkara yang ghaib, sehingga sangat membutuhkan bantuan untuk mengatasi masalah-masalah yang akan terjdi. Dan tidak ada yang berhak dimintai bantuan tentang masalah ini kecuali yang telah menciptakan kita.Sehingga dengan kasih sayangNya, Islam mensyari’atkan shalat istikharah untuk meminta bantuan kepada Allah agar menunjukkan mana pilihan yang baik untuk agama, dunia dan akhiratnya. Ketika Zainab mendapat lamaran dari Rasulullah saw melalui ...

Binaan itu seperti peniti

Binaan itu seperti peniti.. Apa jadinya pakai jilbab tanpa pakai peniti? Ga enak, risih, ga rapi, ga sempurna hijabnya... Bertanyalah pada mereka penggemar jilbab segi empat betapa berartinya sebuah peniti.. bayangkan saja : jika tidak ada peniti.. bagaimana bisa sebuah kain segi empat menjadi penutup aurat yang sempurna... tanyakan pada mereka, bagaimana tidak nyamannya.. jika tiba-tiba peniti-peniti itu lepas, atau hilang entah kemana.. karena salah pasang, lupa menaruh, atau usianya yang sudah tua... sehingga kaitannya tidak lagi mengait sempurna.. Untuk sebuah jilbab "minimal" saja.. terkadang kita butuh minimal 3 peniti, bahkan lebih.. semakin banyak peniti yang digunakan..semakin rapi jilbabnya.. bahkan banyak dari kita tak jarang menyediakan peniti cadangan.. sebagai senjata rahasia..suatu saat bisa saja berguna... Peniti zaman sekarang..bermacam-macam modelnya... ada yang kecil mungil, ada yang besar sederhana.. ada yang biasa...

Teman Terbaik itu..

Bismillah... Teman terbaik di kala sepi itu, adalah buku tempatmu bertanya banyak tentang ilmu, yang sabar dan tekun mengajari segala sesuatu yang selalu bisa memberi tau, tanpa terkesan sok tau.. Teman terbaik di kala susah itu, adalah Qur'an... yang indahnya mengalun, menembus ruang-ruang hati terdalam.. yang menjadi petunjuk dan penyejuk hati-hati yang bimbang ia bukan syair ,ia bukan sihir, tapi ia adalah Kalam mulia bagi semesta alam.. Teman terbaik di kala kesal itu, adalah jalan... jalan-jalan sepi, berliku, berbukit... lalu engkau lewati dengan motor, sepeda atau kaki-kaki yang marah.. dengan tafakkur, menyusuri tiap jejaknya hingga puas pada penghujungnnya.. Teman terbaik di kala lelah itu, adalah puisi.. tempatmu merangkai kata, ekpresi serta cerita diskusi satu arah yang mengalir begitu saja dan biarkan mereka menyukainya, tanpa tau jalan cerita sebenarnya Teman terbaik di kala pusing itu, adalah es krim yang sejuk, dingin dan harus ...

Aku Ingin

Bismillah... ukhti aku ingin.. mengarungi jalannya juang bersamamu.. ukhti aku ingin...kau gandeng tanganku menuju tangga-tangga surga itu.. ukhti aku ingin...meniru pengorbananmu..dengan segala  harubirunya.. ukhti aku ingin...bersamamu, berdiskusi, belajar, saling menjaga.. ukhti aku...aku... aku rasa, aku tak puas.. hanya sekedar membaca kisah dalam blogmu, hanya sekedar menyimpan puisimu, membaca berulang taujihmu, menyimpan email balasanmu yang selalu saya berhasil membuatku : bersemangat! ukhti..aku..aku... aku rindu..seperti rindu bumi pada hujan.. seperti rindunya bulan pada bintang... seperti rindunya angin bertemu, berhembus, pada daun-daun nyiur di pinggir pantai... ukhti, betapa inginku.. mengejar amalmu yang semakin jauh.. meniru amalmu, amal yang dicintaiNya.. ingin sepertimu, bidadari bumi, pemilik mahkota kemuliaan.. ukhti...aku berdoa semoga bisa istiqomah sepertimu! aku mencintaimu, sungguh! karena mengenangmu, mengingatmu.. selalu menginga...

Aku dan waktu

bismillah.. detik-detik berlalu, menit, jam, hari, bulan, tahun... duhai waktu  cepatnya engkau berlalu meninggalkan kami.. begitu cepat, seperti desingan peluru yang bertebaran di langit intifadha gaza... melesat, jauh, tak terduga.. meninggalkan luka, darah, air mata dan do'a-do'a panjang dari mereka yang terdzolimi haknya... atas nama zionisme, atas misi : "tanah yang dijanjikan"!! duhai waktu.. kami disini, juga sedang menghadapimu.. bertarung dalam detik-detik yang mungkin penuh hina, cela, maksiat, dan sia-sia.. berlalu begitu saja.. tanpa bekas, tanpa prestasi, atau bahkan sekedar konsistensi memperbaiki diri.. yang ada hanya luapan semangat, membara, berapi-api, lalu malamnya kembali larut dengan kesibukan duniawi.. yang ada hanya ide-ide cemerlang, penuh sesak di kepala, banjir oleh provokasi dan teknologi.. namun hanya sementara, dua-tiga hari, seminggu, bulan-bulan kemudian, menguap! entah kemana.. aku, disini duduk menghapal sepotong ay...

Aku rindu........

Aku rindu zaman ketika halaqoh adalah keperluan, bukan sekedar sambilan apalagi hiburan … Aku rindu zaman ketika mambina adalah kewajiban bukan pilihan apalagi beban dan paksaan … Aku rindu zaman ketika dauroh menjadi kebiasaan, bukan sekedar pelangkap pengisi program yang dipaksakan … Aku rindu zaman ketika tsiqoh menjadi kekuatan, bukan keraguan apalagi kecurigaan … Aku rindu zaman ketika tarbiyah adalah pengorbanan, bukan tuntutan, hujatan dan obyekan…. Aku rindu zaman ketika nasihat menjadi kesenangan bukan su’udzon atau menjatuhkan … Aku rindu zaman ketika kita semua memberikan segalanya untuk da’wah ini … Aku Rindu zaman ketika nasyid ghuroba manjadi lagu kebangsaan… Aku rindu zaman ketika hadir liqo adalah kerinduan dan terlambat adalah kelalaian … Aku rindu zaman ketika malam gerimis pergi ke puncak mengisi dauroh dengan uang yang cukup2 dan peta tak jelas … Aku rindu zaman ketika seorang ikhwah benar-benar berjalan kaki 2 jam di malam buta se...

Finally, after 12 years

Bismillah... Berawal dari sebuah SMS di malam hari : "Mba ika ikut, ya". Wew, berdegup jantungku lebih cepat. Hmm..boleh juga... pikirku, malam itu. Setelah coba lobi-lobi dan mencocokkan waktu, akhirnya ijin berangkat didapat juga Well , setengah tak menyangka? Beneran kah, aku...? Esoknya, memang sengaja tidak hadir tepat waktu mengulur waktu, mencari alasan.. akhirnya tetap saja ketika tak jua ku temukan.. tiada pilihan, selain tetap memulai perjalanan.. perjalanan panjang, sendirian, lebih jauh dari rute sebelumnya.. tempat asing, tak dikenal, sembari hati dan logika masih saja saling bertanya "Apa iya kamu benar-benar akan kesini?" "Bagaimana kalau kita pulang saja, sudah siang.." Syukurlah, laju kendaran tak terhenti.. tetap saja membawaku lebih dekat, menuju tempat ditagihnya janji Tiada pilihan, yang dijanjikan telah terbentang indah di hadapan.. mau kembali ke belakang? mau berlalu pulang? bisa saja.. tapi mau menghindar sam...

Anak-anak (Mereka Selalu Tau)

Bismillah... Anak-anak... mereka selalu saja tau... cara terbaik membuat kelas mereka berantakan, cara paling praktis di seluruh alam : meletakkan barang sembarangan! mereka juga sering mahir melupakan sesuatu, atau mungkin berlagak lupa sesuatu.. meski terkadang memang benar-benar tidak tau... atau tidak menyadari kalau dia tidak tau.. lebih parah lagi, jika mereka enggan mencari tau... Anak-anak... mereka selalu saja tau, cara mudah lari dari masalah.. cara singkat membuat kesalahan, cara paling keras dalam berteriak, panik, bertindak cepat-cepat... egois, enggan berbagi dan merasa diri yang paling dinanti jangan tanyakan dari mana sumber rasa khawatir, atau kepala pusing tujuh keliling seperti halnya yang engkau juga tau.. mereka pun sebenarnya juga tau : merekalah penyebabnya! Pernah muncul tanya, apa saja sih yang mereka tau? heran dan geli memikirkannya.. karena bisa saja tiba-tiba : mereka muncul begitu saja.. entah dari mana, membawa beragam maca...